Rabu, 10 April 2019

Peer to Peer
  1. Buka program Cisco Packet Tracer yang sudah Anda install jika belum download disini.
  2. Buat design jaringan seperti gambar dibawah ini peer to peer jaringan
  3. Gunakan kabel crossover untuk menyambungkan kedua komputer
  4. Kemudian sekarang Anda akan setting secara manual IP Address tiap komputer, klik pada PC0 > pindah ke tab Desktop > klik IP Configuration ip configuration
  5. Terus pilih button radio Static untuk setting IP Address secara manual, isi dengan IP 192.168.1.1 > klik pada subnet mask, nantinya akan terisi otomatis secara default
  6. Kalau sudah selesai, klik tanda silang(x) di pojok kanan untuk menutup jendela…
  7. Kemudian lakukan hal yang sama seperti langkah ke 4-6, tapi isi IP address PC1 dengan 192.168.1.2
  8. Setelah semua konfigurasi telah selesai Anda buat… Lanjut ke tahap testing koneksi kedua PC
  9. Klik lagi PC0 kemudian pindah ke tab Desktop > pilih Command Prompt 
  10. Setelah jendela Command Prompt terbuka, ketikan perintah ping 192.168.1.2 yaitu untuk test koneksi ke PC1. Berfungsi atau tidak… Jika koneksi ke PC1 berhasil, akan mucul pesan “Reply from 192.168.1.2 bla bla bla…” seperti gambar dibawah ini test ping










                                       Client server
  1. Buat file baru dengan klik di menubar atau di toolbar, atau lewat shortcut key Ctrl + N
  2. Disini Anda akan membutuhkan Alat jaringan seperti ServerSwitchPC dan Cable Straight
  3. Buat design jaringan Client Server seperti gambar dibawah ini 
  4. Lakukan Konfigurasi IP Address dari mulai Server dan 4 PC yg digunakan… Switch tidak perlu di konfigurasi lagi.
  5. Ikuti langkah 4-6 di atas yang telah saya jelaskan. Dengan IP Address Server 192.168.1.1/24 dan PC1-4 192.168.1.11-14 
  6. Lakukan testing dari Server ke 4 PC yg digunakan.  Bisa lewat Command Prompt (seperti langkah 9 dan 10 diatas ) atau lewat PDU seperti langkah 11 dan 12 di atas.
  7. Model Client Server ini masih di konfigurasi secara manual, nantinya saya akan membahas tentang bagaimana cara mengembangkannya ke dalam jaringan DHCP, apa itu DHCP? nanti akan saya bahas di artikel selanjutnya..

Kamis, 04 April 2019

Resume jaringan Repeater, Bridge dan NIC




Repeater


Repeater adalah suatu alat yang berfungsi memperluas jangkauan sinyal WiFi yang belum tercover oleh sinyal dari server agar bisa menangkap sinyal WiFi. 

Fungsi :

  1. Untuk menambah dan mengoptimalkan sinyal WiFi
  2. Untuk memperjauh sinyal dari server.
  3. Untuk mempercepat pengiriman dan penerimaan data.
  4. Mengurangi penggunaan kabel jaringan
  5. Sebagai pengganti router jika rusak 

Kelebihan :
  • Dapat memperkuat sinyal.
  • Sebuah analog perangkat yang memperkuat input sinyal terlepas dari alam (analog atau digital).
  • Sebuah digital perangkat yang memperkuat dan membentuk ulang atau melakukan kombinasi dari salah satu fungsi pada sinyal input digital untuk transmisi ulang.
  • Karena repeater berkerja dengan sinyal fisik yang sebenarnya, dan jangan mencoba untuk menginterpretasikan data yang dikirim.
  • Repeater bekerja pada lapisan fisik, di lapisan pertama dari model OSI.
Kekurangan :
  • Repeater harus di tempatkan di tempat yang tinggi
  • Memperpanjang jarak fisik jaringan
  • Jangan serius mempengaruhi kinerja jaringan
  • Khusus terhubung media yang berbeda

Bridge


Bridge adalah sebuah komponen yang digunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan. Bridge juga adalah alat yang bisa mempelajari alamat link yang ada pada setiap perangkat yang terhubung dengannya dan juga mengatur alur frame berdasarkan alamat tersebut.

Fungsi :
  1. Untuk menghubungkan 2 buah jaringan komputer LAN yang sejenis sehingga dapat memiliki satu jaringan LAN yang lebih besar dari ketentuan konfigurasi LAN tanpa bridge.
  2. Dapat menghubungkan beberapa jaringan komputer yang terpisah, itu tipe jaringan yang sama maupun yang berbeda.
Kelebihan : 

  • Mempermudah proses monitoring pada sebuah jaringan
  • Membantu keamanan data dari sebuah organisasi
  • Dapat di aplikasikan pada jaringan LAN
  • Dapat ditarik secara jarak jauh, dengan menggunakan Bridge wireless
  • Dapat memecah jaringan LAN menjadi jaringan yang lebih kecil
  • Menghemat biaya operasional
  • Mudah dalam mengaplikasikan Bridge
Kekurangan : 

  • Fiturnya kebanyakan hanya terbatas pada konektivitas LAN
  • Tidak selengkap router dalam hal fitur - fiturnya
NIC (Network Interface Card)


NIC adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer.

Fungsi : 
  1. Membangun sebuah jaringan komputer dan menghubungkan komputer satu dengan komputer lain.
  2. Membantu mempermudah keperluan pengiriman data dan informasi antar komputer.
  3.  Menghubungkan  jaringan local dengan jaringan internet.
  4. Mengintegrasikan komputer dengan beberapa peralatan elektronik.
Kelebihan :

  • Senang untuk menambah atau mengurangkan komputer Ndan mod tanpa mengganggu operasi yang telah dijalankan.
  • Kurang kabel dan jarak LAN tidak terbatas.
  • Murah
  • Sesuai untuk rangkaian yang kecil.
Kekurangan : 

  • Jika kabel tulang belakang ( backbone) atau nama - nama bosnya bermasalah rangkaian tidak dapat berfungsi,